Bengkulu – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkulu mengikuti kegiatan Sosialisasi Pelaksanaan Penilaian Mandiri Maturitas Penyelenggaraan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah Terintegrasi (SPIPT) Tahun 2026 secara virtual, Rabu (03/06). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan pemahaman serta mewujudkan keseragaman dalam pelaksanaan pedoman SPIPT di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Kegiatan sosialisasi tersebut diikuti langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Bengkulu, Julianto Budhi Prasetyono, didampingi Kasubag Tata Usaha Best Victor Fasharoza, Kaur Kepegawaian dan Keuangan Idirman, serta jajaran Tata Usaha. Seluruh peserta mengikuti kegiatan melalui aplikasi Zoom dari Aula Utama Lapas Bengkulu.
Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman yang komprehensif mengenai mekanisme, indikator, serta tahapan pelaksanaan Penilaian Mandiri Maturitas SPIPT Tahun 2026. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana penyamaan persepsi bagi seluruh satuan kerja agar pelaksanaan penilaian dapat berjalan efektif, terukur, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Kalapas Bengkulu, Julianto Budhi Prasetyono, menyampaikan bahwa SPIPT merupakan instrumen penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, akuntabel, transparan, dan berintegritas. Oleh karena itu, seluruh jajaran perlu memahami secara menyeluruh pedoman yang telah ditetapkan agar implementasinya dapat berjalan optimal.
“Melalui kegiatan sosialisasi ini, kami memperoleh pemahaman yang lebih mendalam terkait pelaksanaan Penilaian Mandiri Maturitas SPIPT Tahun 2026. Hal ini menjadi bekal penting bagi jajaran Lapas Bengkulu dalam memperkuat sistem pengendalian intern serta meningkatkan kualitas tata kelola organisasi,” ujar Julianto.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Lapas Bengkulu berkomitmen untuk terus mendukung implementasi SPIPT melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan manajemen risiko, serta optimalisasi pengawasan internal guna mendukung terciptanya organisasi yang profesional dan berintegritas.
Dengan mengikuti kegiatan sosialisasi ini, diharapkan seluruh jajaran Lapas Bengkulu dapat melaksanakan proses Penilaian Mandiri Maturitas SPIPT Tahun 2026 secara tepat, objektif, dan sesuai pedoman, sehingga mampu mendukung peningkatan kinerja organisasi serta penguatan reformasi birokrasi di lingkungan pemasyarakatan.