Skip ke Konten

Perkuat Pembinaan Rohani Warga Binaan, Lapas Bengkulu Terima Kunjungan Thoriqoh Naqsyabandiyah Indonesia

2 Juni 2026 oleh
Bencoolenews

Bengkulu – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkulu menerima kunjungan silaturahmi dari rombongan Perkumpulan Pengajian Ilmu Tasawuf Thoriqoh Naqsyabandiyah Indonesia, Selasa (02/06). Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Bengkulu, Julianto Budhi Prasetyono, didampingi Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Kasi Binadik) Slamet Santoso serta Kepala Sub Seksi Bimbingan Kemasyarakatan dan Perawatan (Kasubsi Bimkemaswat) M. Aris Kurniawan di ruang kerja Kalapas.

 

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Dalam kesempatan tersebut, rombongan Perkumpulan Pengajian Ilmu Tasawuf Thoriqoh Naqsyabandiyah Indonesia menyampaikan maksud dan tujuan kedatangan mereka ke Lapas Bengkulu, yakni untuk menjalin kerja sama dalam memberikan pembinaan kerohanian kepada warga binaan melalui kegiatan keagamaan dan penguatan nilai-nilai spiritual.

 

Ketua rombongan menjelaskan bahwa pembinaan berbasis keagamaan memiliki peran penting dalam membentuk karakter, meningkatkan kesadaran diri, serta membantu proses perubahan perilaku warga binaan ke arah yang lebih baik. Melalui pendekatan tasawuf dan pengajian keagamaan, diharapkan warga binaan dapat lebih mendekatkan diri kepada Tuhan serta memiliki bekal moral yang kuat saat kembali ke tengah masyarakat.

 

Kalapas Bengkulu, Julianto Budhi Prasetyono, menyambut baik inisiatif tersebut dan mengapresiasi kepedulian Perkumpulan Pengajian Ilmu Tasawuf Thoriqoh Naqsyabandiyah Indonesia terhadap pembinaan warga binaan.

 

“Kami sangat terbuka terhadap berbagai bentuk sinergi yang bertujuan meningkatkan kualitas pembinaan bagi warga binaan, khususnya dalam bidang kerohanian. Pembinaan kepribadian melalui pendekatan agama merupakan salah satu program penting dalam mendukung proses pembentukan karakter dan reintegrasi sosial warga binaan,” ujar Julianto.

 

Lebih lanjut, Kalapas berharap kerja sama yang akan terjalin dapat memberikan manfaat positif bagi warga binaan, sehingga mereka tidak hanya menjalani masa pidana, tetapi juga memperoleh pembinaan yang mampu meningkatkan kualitas spiritual dan mental mereka.

 

Kegiatan kunjungan ini menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara Lapas Bengkulu dengan unsur masyarakat dalam mendukung pelaksanaan program pembinaan yang humanis dan berkelanjutan. Melalui sinergi tersebut, diharapkan tujuan pemasyarakatan untuk membentuk warga binaan yang sadar akan kesalahan, memperbaiki diri, dan siap kembali menjadi anggota masyarakat yang baik dapat terwujud secara optimal.

di dalam Berita
Share post ini