Bengkulu – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkulu terus memperkuat kesiapsiagaan sarana dan prasarana penunjang keamanan, khususnya fasilitas yang berkaitan dengan keselamatan dalam kondisi darurat. Salah satunya dilakukan melalui perawatan dan perbaikan engsel pintu menuju brandgang yang merupakan bagian dari jalur penyelamatan atau jalan api. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Selasa (01/09).
Kepala Urusan Umum Lapas Bengkulu, Andika Saputra, didampingi Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka. KPLP) Kelas IIA Bengkulu, Hilmawan Indra Waskito, turun langsung melakukan pengecekan sekaligus perawatan pada bagian engsel pintu. Perawatan dilakukan untuk memastikan pintu dapat berfungsi secara optimal dan terbuka dengan lancar ketika dibutuhkan.
Keberadaan pintu menuju brandgang memiliki fungsi penting dalam mendukung sistem keamanan dan keselamatan di lingkungan Lapas. Dalam situasi darurat, seperti kebakaran atau kondisi lain yang membutuhkan proses evakuasi, akses yang dapat dibuka dengan cepat dan mudah menjadi salah satu faktor penting dalam memperlancar jalur penyelamatan.
Andika Saputra menyampaikan bahwa pemeliharaan fasilitas tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik bangunan, tetapi juga merupakan bagian dari upaya memastikan seluruh sarana pendukung keamanan selalu dalam kondisi siap digunakan.
“Perawatan seperti ini memang terlihat sederhana, tetapi sangat penting. Kami memastikan setiap akses, termasuk pintu menuju brandgang, dapat berfungsi dengan baik sehingga tidak menjadi kendala apabila sewaktu-waktu dibutuhkan dalam kondisi darurat,” ujar Andika.
Senada dengan hal tersebut, Hilmawan Indra Waskito menegaskan bahwa kesiapsiagaan harus dibangun melalui pemeriksaan dan pemeliharaan sarana secara berkala. Menurutnya, aspek keamanan tidak hanya mengandalkan kesiapan petugas, tetapi juga didukung oleh kondisi fasilitas yang memadai.
“Setiap jalur akses dan jalur penyelamatan harus dipastikan siap digunakan. Pemeriksaan dan perawatan secara berkala menjadi bagian dari deteksi dini untuk meminimalkan potensi hambatan ketika terjadi keadaan darurat,” jelas Hilmawan.
Perawatan pintu menuju brandgang ini menjadi bagian dari komitmen Lapas Kelas IIA Bengkulu dalam menjaga keamanan, keselamatan, dan kesiapsiagaan lingkungan pemasyarakatan. Dengan sarana yang terawat dan berfungsi optimal, diharapkan seluruh jalur penyelamatan dapat digunakan secara efektif apabila terjadi kondisi yang membutuhkan evakuasi.