Skip ke Konten

Bangun Kebiasaan Hidup Bersih, Lapas Bengkulu Sediakan Tempat Sampah Terpilah

28 Agustus 2026 oleh
Bencoolenews

Bengkulu – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkulu terus memperkuat penerapan budaya hidup bersih dan sehat di lingkungan hunian warga binaan pemasyarakatan (WBP). Salah satu langkah yang dilakukan yakni dengan menyediakan tempat pembuangan sampah terpisah untuk sampah organik dan anorganik di sejumlah titik strategis.

 

Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Lapas Bengkulu dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih tertib, sekaligus mendorong kesadaran warga binaan untuk membiasakan diri memilah sampah sejak dari sumbernya. Penyediaan wadah sampah plastik di beberapa titik juga diarahkan untuk membentuk kebiasaan baru atau habitus hidup bersih di lingkungan blok hunian.

 

Kegiatan pengelolaan sampah tersebut turut melibatkan tamping kebersihan yang berperan dalam menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan blok hunian. Sampah plastik yang telah dikumpulkan dan dipilah selanjutnya dapat dimanfaatkan dan dijual, sehingga menghasilkan nilai ekonomi.

 

Hasil penjualan sampah plastik tersebut kemudian diberikan sebagai premi bagi tamping kebersihan. Pemberian premi ini menjadi salah satu bentuk apresiasi sekaligus motivasi agar mereka semakin konsisten dalam menjaga kebersihan lingkungan Lapas.

 

Kepala Lapas Kelas IIA Bengkulu, Julianto Budhi Prasetyono, mengatakan bahwa pengelolaan sampah tidak hanya berkaitan dengan kebersihan, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembinaan untuk membangun pola perilaku positif.

 

“Kami ingin budaya hidup bersih ini tidak hanya menjadi kegiatan rutin, tetapi menjadi kebiasaan yang melekat dalam keseharian warga binaan. Dengan menyediakan tempat sampah terpisah dan memberikan apresiasi dari hasil pengelolaan sampah, kami berharap muncul kesadaran bahwa menjaga kebersihan merupakan tanggung jawab bersama sekaligus dapat memberikan nilai manfaat,” ujar Julianto.

 

Menurutnya, keterlibatan warga binaan dalam pengelolaan lingkungan merupakan bagian penting dalam menciptakan lingkungan Lapas yang sehat, nyaman, dan tertata. Pemberian premi juga diharapkan dapat menjadi motivasi tambahan bagi tamping kebersihan untuk menjalankan tugas secara konsisten.

 

“Premi ini merupakan bentuk penghargaan atas kontribusi mereka. Namun yang paling penting adalah tumbuhnya kesadaran bahwa lingkungan yang bersih akan memberikan manfaat langsung bagi seluruh warga binaan dan petugas,” tambahnya.

 

Upaya tersebut sekaligus mendukung program Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) dalam meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan pada Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan, khususnya dalam mencapai Indeks Kesehatan Lingkungan kategori Baik.

 

Lapas Bengkulu berkomitmen untuk terus mengembangkan pengelolaan lingkungan secara berkelanjutan. Pemilahan sampah organik dan anorganik, penyediaan tempat sampah di sejumlah titik, serta keterlibatan tamping kebersihan menjadi langkah konkret untuk menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih, sehat, dan nyaman.

 

Melalui upaya tersebut, Lapas Bengkulu tidak hanya menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga menanamkan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari proses pembinaan warga binaan.

di dalam Berita
Share post ini