Skip ke Konten

Tak Putus Belajar, Lapas Bengkulu Fasilitasi Pendidikan Kesetaraan bagi Warga Binaan

9 Oktober 2026 oleh
Bencoolenews

Bengkulu — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkulu terus menunjukkan komitmennya dalam memenuhi hak pendidikan warga binaan melalui program pembinaan yang berkelanjutan. Bekerja sama dengan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Songo Langit, Lapas Bengkulu kembali menggelar kegiatan belajar mengajar bagi warga binaan peserta pendidikan kesetaraan Paket A, Paket B, dan Paket C, Sabtu (10/10/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk melanjutkan pendidikan yang belum terselesaikan, mulai dari jenjang pendidikan dasar hingga menengah. Melalui program tersebut, warga binaan tetap dapat memperoleh akses pendidikan meskipun sedang menjalani masa pidana.

Dalam pelaksanaannya, warga binaan mengikuti pembelajaran sesuai dengan jenjang pendidikan masing-masing. Kegiatan berlangsung tertib dan kondusif dengan pendampingan tenaga pendidik dari PKBM Songo Langit serta dukungan jajaran Lapas Bengkulu.

Program pendidikan kesetaraan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan pengetahuan akademik, tetapi juga membuka kesempatan bagi warga binaan untuk mengembangkan potensi diri dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik. Pendidikan menjadi salah satu bekal penting untuk meningkatkan kepercayaan diri serta memperluas peluang ketika mereka kembali ke tengah masyarakat.

Kepala Lapas Kelas IIA Bengkulu, Julianto Budhi Prasetyono, menegaskan bahwa pendidikan merupakan bagian penting dari proses pembinaan yang harus terus diperkuat.

“Setiap warga binaan memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri, termasuk melalui pendidikan. Kami ingin memastikan bahwa keterbatasan selama menjalani masa pidana tidak menjadi penghalang bagi mereka untuk terus belajar, meningkatkan pengetahuan, dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik,” ujar Julianto.

Ia juga mengapresiasi sinergi PKBM Songo Langit yang turut mendukung keberlangsungan pendidikan bagi warga binaan. Menurutnya, kolaborasi dengan lembaga pendidikan menjadi salah satu faktor penting dalam menghadirkan program pembinaan yang bermanfaat dan berkesinambungan.

Pelaksanaan pembelajaran secara rutin ini menegaskan bahwa pembinaan di Lapas tidak hanya berfokus pada kedisiplinan dan perubahan perilaku, tetapi juga memberikan ruang bagi warga binaan untuk meningkatkan kapasitas diri melalui pendidikan.

Melalui program pendidikan kesetaraan Paket A, B, dan C, Lapas Kelas IIA Bengkulu berkomitmen menghadirkan pembinaan yang humanis, inklusif, dan berorientasi pada perubahan positif. Dengan bekal pendidikan yang memadai, warga binaan diharapkan mampu membangun kehidupan yang lebih baik serta kembali berkontribusi secara positif di tengah masyarakat setelah menyelesaikan masa pidana.

 

di dalam Berita
Share post ini