Bengkulu — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkulu terus menunjukkan kepeduliannya terhadap kesehatan warga binaan pemasyarakatan (WBP), khususnya bagi kelompok lanjut usia (lansia). Pada Sabtu (11/04), perawat Klinik Pratama Lapas Bengkulu melaksanakan kegiatan pemberian extra fooding kepada WBP lansia yang berada di Blok C (Blok Sahardjo/Pidum).
Kegiatan ini dilaksanakan langsung oleh perawat dengan didampingi oleh Komandan Jaga. Dalam pelaksanaannya, para WBP lansia menerima tambahan asupan gizi berupa susu, roti, dan vitamin yang diberikan secara langsung di blok hunian.
Pemberian extra fooding ini bukan tanpa alasan. Secara mendasar, program ini merupakan bagian dari upaya pemenuhan kebutuhan nutrisi tambahan bagi warga binaan dengan kondisi khusus, seperti lansia, yang secara fisiologis mengalami penurunan fungsi tubuh. Asupan gizi yang cukup dan seimbang sangat penting untuk menjaga kesehatan, meningkatkan stamina, serta memperkuat daya tahan tubuh agar tidak rentan terhadap penyakit.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bentuk implementasi pelayanan kesehatan yang optimal di dalam lapas, khususnya dalam memberikan perhatian lebih kepada kelompok rentan. Lansia sebagai kelompok dengan risiko kesehatan lebih tinggi membutuhkan penanganan dan pemantauan yang berkelanjutan, termasuk dalam hal pemenuhan nutrisi harian.
Dengan adanya pemberian extra fooding ini, diharapkan para WBP lansia di Lapas Bengkulu dapat menjaga kondisi kesehatannya dengan lebih baik, tetap bugar dalam menjalani aktivitas sehari-hari, serta terhindar dari berbagai gangguan kesehatan.
Lapas Bengkulu berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, baik dalam aspek pembinaan maupun kesehatan, sebagai bagian dari upaya mewujudkan pemasyarakatan yang humanis dan berkeadilan.