Bengkulu – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bengkulu kembali menunjukkan komitmennya dalam membina dan mendukung kesejahteraan pegawai melalui penyelenggaraan Sidang Pranikah bagi salah seorang petugas pengamanan (anggota jaga), Krina Mukti, bersama calon istrinya yang akan melangsungkan pernikahan pada 7 Juni 2026 mendatang.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Utama Lapas Kelas IIA Bengkulu pada Selasa (02/06) tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Lapas Kelas IIA Bengkulu, Julianto, didampingi para pejabat struktural eselon IV. Sidang pranikah dilaksanakan sebagai bentuk pembinaan sekaligus pemberian bekal kepada calon pasangan dalam menghadapi kehidupan berumah tangga, khususnya bagi pegawai yang mengemban tugas di lingkungan pemasyarakatan.
Dalam arahannya, Kalapas Bengkulu menekankan pentingnya kesiapan mental, kedewasaan dalam menyikapi berbagai persoalan rumah tangga, serta komitmen untuk saling mendukung antara suami dan istri. Menurutnya, keluarga yang harmonis merupakan fondasi utama yang akan mendukung kinerja dan profesionalisme seorang petugas dalam menjalankan tugas negara.
“Pernikahan bukan hanya menyatukan dua insan, tetapi juga menyatukan komitmen, tanggung jawab, dan kesiapan untuk menghadapi berbagai dinamika kehidupan. Sebagai petugas pemasyarakatan, dukungan keluarga menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang pelaksanaan tugas dan pengabdian,” ujar Julianto.
Pada kesempatan tersebut, tim sidang memberikan berbagai pertanyaan, masukan, serta nasihat kepada calon mempelai terkait kesiapan membangun rumah tangga, pengelolaan kehidupan keluarga, hingga pemahaman terhadap tugas dan tanggung jawab sebagai petugas pemasyarakatan. Suasana sidang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, namun tetap mengedepankan nilai-nilai pembinaan dan profesionalisme.
Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIA Bengkulu berharap pasangan calon pengantin dapat membangun keluarga yang sakinah, harmonis, dan penuh tanggung jawab, sehingga mampu menjadi pendukung utama dalam perjalanan karier serta pengabdian kepada bangsa dan negara.
Sidang pranikah merupakan salah satu bentuk perhatian dan pembinaan yang diberikan kepada pegawai sebagai upaya menciptakan sumber daya manusia pemasyarakatan yang tidak hanya profesional dalam bekerja, tetapi juga memiliki kehidupan keluarga yang sehat, harmonis, dan sejahtera.