Bengkulu – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bengkulu menggelar penutupan resmi kegiatan magang Program Nasional Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia (Kemnaker RI) Batch II di Aula Utama Lapas Bengkulu, Selasa (26/05). Kegiatan tersebut menjadi momen pelepasan bagi 36 peserta magang Tahun 2025 Batch II yang telah menyelesaikan program pemagangan selama enam bulan di lingkungan Lapas Bengkulu.
Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh haru dengan dihadiri Kepala Lapas Kelas IIA Bengkulu Julianto Budhi Prasetyono, jajaran pejabat struktural, pegawai, serta seluruh peserta magang. Dalam kesempatan tersebut, Kalapas Bengkulu secara resmi melepas para peserta magang sekaligus menyerahkan sertifikat kepada masing-masing peserta sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan partisipasi selama mengikuti program.
Selain prosesi penyerahan sertifikat, kegiatan juga diisi dengan penyerahan plakat dari peserta magang kepada Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bengkulu sebagai bentuk penghargaan dan kenang-kenangan atas pengalaman serta pembelajaran yang diperoleh selama berada di lingkungan pemasyarakatan.
Suasana semakin hangat saat ditayangkan video kilas balik yang menampilkan berbagai aktivitas dan kebersamaan peserta magang bersama pegawai Lapas Bengkulu selama enam bulan terakhir. Tayangan tersebut menghadirkan kesan mendalam bagi seluruh peserta maupun pegawai yang hadir.
Perwakilan peserta magang dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh jajaran Lapas Bengkulu atas bimbingan, pengalaman, dan ilmu yang telah diberikan selama masa magang. Menurut mereka, pengalaman di Lapas Bengkulu menjadi bekal berharga untuk dunia kerja di masa mendatang.
Sementara itu, perwakilan pegawai Lapas Bengkulu turut menyampaikan pesan dan kesan serta berharap seluruh peserta magang dapat terus mengembangkan kemampuan, menjaga semangat belajar, dan membawa nilai-nilai disiplin yang telah diterapkan selama mengikuti program magang.
Kepala Lapas Kelas IIA Bengkulu, Julianto Budhi Prasetyono, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas semangat dan kontribusi para peserta magang selama menjalankan kegiatan di Lapas Bengkulu. Ia berharap pengalaman yang diperoleh dapat menjadi modal penting dalam menghadapi tantangan di dunia kerja serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Program magang ini bukan hanya tentang belajar teknis pekerjaan, tetapi juga membangun karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kemampuan bekerja sama. Kami berharap seluruh peserta dapat terus berkembang dan sukses di masa depan,” ujar Kalapas.
Melalui kegiatan tersebut, Lapas Bengkulu menunjukkan komitmennya dalam mendukung program peningkatan kompetensi sumber daya manusia melalui kolaborasi bersama Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia.