Bengkulu – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkulu kembali melaksanakan apel pagi sebagai bagian dari upaya menjaga kedisiplinan, meningkatkan koordinasi, serta memperkuat integritas seluruh jajaran dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab pemasyarakatan, Senin (24/08/2026).
Bertempat di Lapangan Tennis Lapas Kelas IIA Bengkulu, apel pagi diikuti oleh Aparatur Sipil Negara (ASN), Taruna Poltekimipas, serta peserta magang yang tengah melaksanakan kegiatan di lingkungan Lapas Bengkulu. Bertindak selaku pembina apel, Kepala Lapas Kelas IIA Bengkulu, Julianto Budhi Prasetyo, menyampaikan sejumlah arahan penting kepada seluruh peserta apel.
Dalam amanatnya, Kalapas mengingatkan seluruh jajaran agar senantiasa berhati-hati dalam melaksanakan setiap pekerjaan. Menurutnya, setiap tugas yang dijalankan membutuhkan ketelitian, kewaspadaan, dan tanggung jawab, sehingga potensi kesalahan maupun risiko dalam pelaksanaan tugas dapat diminimalkan.
Kalapas juga menekankan pentingnya peran para atasan dalam mengkoordinir dan mengarahkan anggota masing-masing. Koordinasi yang baik dinilai menjadi kunci agar setiap pekerjaan dapat berjalan secara efektif, terarah, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Saya mengingatkan kepada seluruh jajaran untuk selalu berhati-hati dalam bekerja. Kepada para atasan agar terus mengkoordinir dan mengawasi anggotanya, serta yang paling utama adalah menjaga integritas dalam setiap pelaksanaan tugas,” pesan Kalapas.
Lebih lanjut, Kalapas menegaskan bahwa integritas merupakan fondasi utama dalam pelaksanaan tugas di lingkungan pemasyarakatan. Setiap pegawai diharapkan mampu menjaga kepercayaan, bekerja secara profesional, serta menghindari segala bentuk tindakan yang dapat mencederai nama baik institusi.
Melalui apel pagi ini, Lapas Kelas IIA Bengkulu terus mendorong terciptanya jajaran yang disiplin, solid, bertanggung jawab, dan berintegritas. Tidak hanya bagi ASN, nilai-nilai tersebut juga diharapkan menjadi pembelajaran bagi Taruna Poltekimipas dan peserta magang selama melaksanakan kegiatan di lingkungan Lapas Bengkulu.Bengkulu – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bengkulu kembali melaksanakan apel pagi sebagai bagian dari upaya menjaga kedisiplinan, meningkatkan koordinasi, serta memperkuat integritas seluruh jajaran dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab pemasyarakatan, Senin (24/08/2026).
Bertempat di Lapangan Tennis Lapas Kelas IIA Bengkulu, apel pagi diikuti oleh Aparatur Sipil Negara (ASN), Taruna Poltekimipas, serta peserta magang yang tengah melaksanakan kegiatan di lingkungan Lapas Bengkulu. Bertindak selaku pembina apel, Kepala Lapas Kelas IIA Bengkulu, Julianto Budhi Prasetyo, menyampaikan sejumlah arahan penting kepada seluruh peserta apel.
Dalam amanatnya, Kalapas mengingatkan seluruh jajaran agar senantiasa berhati-hati dalam melaksanakan setiap pekerjaan. Menurutnya, setiap tugas yang dijalankan membutuhkan ketelitian, kewaspadaan, dan tanggung jawab, sehingga potensi kesalahan maupun risiko dalam pelaksanaan tugas dapat diminimalkan.
Kalapas juga menekankan pentingnya peran para atasan dalam mengkoordinir dan mengarahkan anggota masing-masing. Koordinasi yang baik dinilai menjadi kunci agar setiap pekerjaan dapat berjalan secara efektif, terarah, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Saya mengingatkan kepada seluruh jajaran untuk selalu berhati-hati dalam bekerja. Kepada para atasan agar terus mengkoordinir dan mengawasi anggotanya, serta yang paling utama adalah menjaga integritas dalam setiap pelaksanaan tugas,” pesan Kalapas.
Lebih lanjut, Kalapas menegaskan bahwa integritas merupakan fondasi utama dalam pelaksanaan tugas di lingkungan pemasyarakatan. Setiap pegawai diharapkan mampu menjaga kepercayaan, bekerja secara profesional, serta menghindari segala bentuk tindakan yang dapat mencederai nama baik institusi.
Melalui apel pagi ini, Lapas Kelas IIA Bengkulu terus mendorong terciptanya jajaran yang disiplin, solid, bertanggung jawab, dan berintegritas. Tidak hanya bagi ASN, nilai-nilai tersebut juga diharapkan menjadi pembelajaran bagi Taruna Poltekimipas dan peserta magang selama melaksanakan kegiatan di lingkungan Lapas Bengkulu.